Wonogiri (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri bersama paguyuban lulus PPG batch 2 menyelenggarakan Rapat Koordinasi, Pembinaan, dan Pembekalan Aplikasi SIAGA bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang lulus Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 2 di Pendopo RM. Saraswati pada Jumat (23/1/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 239 guru PAI dan bertujuan untuk penguatan profesionalisme serta peningkatan layanan administrasi keagamaan berbasis digital.

Kepala Bidang PAI Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Nurzaini Wahyu Widodo, menyampaikan ucapan selamat kepada para guru PAI yang telah dikukuhkan sebagai guru profesional. Ia menekankan bahwa Kanwil Kemenag Jawa Tengah mengutamakan layanan yang adil dan merata bagi seluruh guru PAI.
“Kami menyampaikan selamat dan sukses karena panjenengan semua telah menjadi guru profesional. Kami berharap sebelum maupun setelah menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) harus ada perubahan dan peningkatan dalam mendidik anak didik,” pesannya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri, Hariyadi, dalam arahannya menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus hadir dalam mengawal pendidikan keagamaan. Menurutnya, guru PAI memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan akhlak peserta didik.
“Kemenag berkomitmen untuk terus mengawal nasib dan tanggung jawab anak didik kita agar memperoleh pendidikan keagamaan yang memadai,” tegasnya. Kegiatan kemudian secara resmi dibuka dengan bacaan basmalah.
Sementara itu, Mursidi, Kasi Pakis, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta. Ia menegaskan pentingnya sinergi dan kesiapan guru PAI dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab setelah dinyatakan lulus PPG.

Pada sesi pembekalan, materi aplikasi SIAGA disampaikan oleh Dian Wahyu Utomo, Ketua Tim Sistem Informasi pada Bidang PAI Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Pembekalan ini difokuskan pada pemahaman dan optimalisasi pemanfaatan aplikasi SIAGA sebagai sistem layanan administrasi guru PAI. Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru PAI semakin profesional, adaptif terhadap sistem digital, serta mampu memberikan layanan pendidikan agama Islam yang berkualitas dan berkelanjutan.







