Wonogiri (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri, Hariyadi, didampingi Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Ismu Faridah, melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) penggunaan dana optimalisasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di MI Al Kahfi Manyaran dan MTs Muhammadiyah 5 Giriwoyo pada Kamis (29/1/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan penggunaan dana optimalisasi BOS berjalan sesuai dengan regulasi serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan di madrasah.
Di MI Al Kahfi Manyaran, Kepala Madrasah, Siti Wahyuni, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan serta pendampingan dari Kemenag Wonogiri. Ia menjelaskan bahwa MI Al Kahfi berdiri sejak tahun 2021 dan saat ini memiliki 146 peserta didik.
“Madrasah kami masih memiliki banyak keterbatasan, terutama pada sarana dan prasarana. Pada tahun 2025, kami menerima dana optimalisasi BOS yang telah kami realisasikan sesuai dengan RAB, di antaranya untuk pemasangan pagar demi keamanan siswa, perawatan UKS, serta renovasi plafon,” ungkapnya.

Sementara itu, Kakankemenag Wonogiri, Hariyadi, mengapresiasi perkembangan MI Al Kahfi yang dinilainya memiliki potensi besar. Hal tersebut terlihat dari jumlah peserta didik yang cukup signifikan.
“Ini menjadi gambaran bahwa madrasah tumbuh dan diminati masyarakat. Kemenag berkomitmen memberikan pembinaan sesuai regulasi yang berlaku. Madrasah harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat, baik dari sisi akademik maupun penguatan karakter keagamaan,” tegasnya.

Selain itu, Hariyadi mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan madrasah yang aman dan nyaman, bebas dari praktik perundungan, pelecehan seksual, maupun bentuk kekerasan lainnya.
“Terkait penggunaan dana optimalisasi BOS, agar dicermati dan dilaksanakan sesuai dengan regulasi yang ada, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga madrasah,” pesannya.

Kegiatan monev juga dilaksanakan di MTs Muhammadiyah 5 Giriwoyo. Dalam kunjungan tersebut, Kakankemenag dan Kasi Penmad melakukan peninjauan terhadap realisasi penggunaan dana optimalisasi BOS serta berdialog dengan pihak madrasah, komite, dan yayasan. Melalui kegiatan ini, Kemenag Wonogiri berharap pengelolaan dana BOS di madrasah dapat semakin tertib, transparan, dan tepat sasaran, serta mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat.







