Wonogiri (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri menggelar kegiatan Selasar Hangat Lintas Agama dan Joyful Ramadan yang bertajuk “Indonesia Berdaya melalui program Tebar Harapan Ramadan (THR)” pada Kamis, (12/03/2026) di Aula PLHUT Wonogiri. Dalam kegiatan tersebut disalurkan 300 paket sembako kepada masyarakat serta 6 sertifikat wakaf sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri bersama Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri kepada para penerima manfaat.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri Hariyadi, menyampaikan berbagai program Kementerian Agama yang bersinergi langsung dengan Pemerintah Daerah. Beberapa program tersebut antara lain bantuan BOSDA untuk madrasah, program seragam sekolah gratis bagi siswa madrasah, serta sertifikasi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) pada sekolah yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan.

Selain itu, Kemenag Wonogiri dan Pemda juga terus mendorong penguatan layanan keagamaan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat. Salah satunya adalah hibah tanah wakaf yang telah tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Wonogiri untuk mendukung pembangunan Kantor Urusan Agama (KUA). Tidak hanya itu, bantuan pembangunan sumur bor juga menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam membantu pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat di sejumlah wilayah.
Lebih lanjut, Hariyadi juga menyampaikan tentang program wakaf uang yang terus digalakkan sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Melalui wakaf uang, masyarakat dapat berpartisipasi dalam pembangunan dan kemaslahatan umat secara berkelanjutan.
“Kami berharap melalui berbagai program ini dapat semakin memperkuat sinergi antara Kementerian Agama, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan serta kebermanfaatan bagi umat,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Kemenag tersebut. Menurutnya, sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kemenag menjadi kekuatan penting dalam menjaga kondusivitas serta membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Kebersamaan dan kolaborasi antara Pemda dan Kemenag selama ini menjadi kunci dalam menjaga kondusivitas di Kabupaten Wonogiri. Kegiatan seperti ini menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat,” nya.
Setyo Sukarno menekankan bahwa kekuatan kebersamaan dan kolaborasi antara Kemenag dan Pemerintah Daerah menjadi kunci terciptanya suasana yang kondusif di Kabupaten Wonogiri.
“Kekuatan bersama dengan kebersamaan dan kolaborasi antara Kemenag dan Pemda terlihat dari kondusivitas yang terjaga dengan baik. Hal ini menjadi kata kunci dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Wonogiri. Tanpa dukungan dari Kemenag, banyak program tidak akan terlaksana dengan baik,” ungkap Bupati.

Melalui kegiatan ini diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat harmoni serta kerukunan lintas agama di Kabupaten Wonogiri selama bulan Ramadan.
Program Tebar Harapan Ramadan menjadi salah satu wujud nyata komitmen Kemenag dalam menghadirkan Ramadan yang membawa keberkahan, kebersamaan, dan manfaat bagi masyarakat luas.










