Wonogiri (Humas) – Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) ke-27 jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat Kabupaten Wonogiri diselenggarakan di Kecamatan Jatiroto, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini diikuti peserta dari seluruh SD se-Kabupaten Wonogiri sebagai wadah untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan prestasi siswa di bidang pendidikan agama Islam dan seni Islami.
Kakankemenag Wonogiri, Hariyadi, hadir bersama Kasi Pakis, Mursidi, pengawas PAI SD, serta instansi terkait untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Kehadiran jajaran Kementerian Agama menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan pendidikan agama Islam serta pengembangan karakter peserta didik sejak dini.

Dalam sambutan Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, disampaikan bahwa lomba MAPSI menjadi ajang untuk mengukur keberhasilan pembinaan pendidikan agama Islam di Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan budi pekerti sekaligus menumbuhkan bakat dan kreativitas siswa dalam bidang seni Islami.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak, mulai dari guru, peserta didik, pemerintah, hingga unsur terkait lainnya, dalam menghadirkan metode pendidikan yang tepat dan mengawal tumbuh kembang anak. Melalui kolaborasi tersebut, pendidikan diharapkan tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak mulia.

Beragam cabang lomba dipertandingkan dalam kegiatan ini, meliputi PAI, BTQ, praktik salat, azan, hifdzil, tilawah, macapat, khitobah, rebana, duet religi, teknologi komputer Islami, kaligrafi, dan khot. Berbagai cabang tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk menunjukkan kemampuan, keterampilan, serta kreativitas sesuai minat dan bakat masing-masing.
Melalui Lomba MAPSI ke-27, diharapkan lahir generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, dan memiliki kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman serta seni Islami. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan pendidikan agama Islam di sekolah dan madrasah demi mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa.






