Wonogiri (Humas) – Lomba Mata Pelajaran dan Seni Islami (MAPSI) ke-27 Tahun 2026 tingkat Kecamatan Selogiri digelar di SDIU Nawa Kartika, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini dibuka oleh Koordinator Pengawas (Korwas) Kecamatan Selogiri, Katiman, sebagai upaya mengembangkan bakat, minat, dan potensi siswa di bidang Pendidikan Agama Islam (PAI) serta seni Islami.

MAPSI menjadi salah satu wadah bagi peserta didik untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan prestasi di bidang keagamaan. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan mempererat tali silaturahmi antarsekolah sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Pada pelaksanaan tahun ini, terdapat 13 cabang lomba yang dipertandingkan, meliputi pengetahuan PAI, Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) dan Cerdas Cermat Islami (CCI), Gerakan Wudu dan Salat, Hifzil Qur’an, Kaligrafi, Cerita Islami, Adzan dan Iqamah, Tilawatil Qur’an, Duet Religi, Khitobah, Mocopat Islam, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), serta Khat.
Melalui berbagai cabang tersebut, siswa diharapkan dapat mengembangkan kemampuan akademik, keterampilan seni Islami, serta keberanian dan kepercayaan diri untuk berkompetisi secara sehat. MAPSI juga menjadi sarana pembinaan karakter agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang beriman, bertakwa kepada Allah SWT, berakhlak mulia, dan memiliki karakter Islami.

Para peserta yang meraih juara I pada masing-masing cabang lomba akan mewakili Kecamatan Selogiri dalam MAPSI tingkat Kabupaten Wonogiri yang dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Jatiroto pada 24 Oktober 2026. Selanjutnya, kompetisi tingkat Provinsi Jawa Tengah dijadwalkan pada 11–13 November 2026 di Kabupaten Purworejo.
Melalui penyelenggaraan MAPSI ke-27 ini, diharapkan lahir peserta didik berprestasi yang tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan dan seni Islami, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Semangat berkompetisi, mempererat persaudaraan, dan membangun karakter Islami menjadi bagian penting dalam mewujudkan generasi penerus yang berkualitas






