Wonogiri (Humas) – Kegiatan apel pagi yang rutin dilaksanakan di lingkungan kantor Kementerian Agama Wonogiri menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyampaikan arahan kepada seluruh ASN. Pada pagi ini Senin (6/4/2026), Kasi Pakis, Mursidi bertindak sebagai pembina apel.

Dalam amanatnya, ia mengingatkan bahwa kondisi cuaca yang belakangan ini cukup ekstrem perlu menjadi perhatian bersama. Ia mengimbau seluruh ASN untuk senantiasa menjaga Kesehatan agar tetap optimal dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaaan TKA di pondok pesantren akan segera dimulai. Untuk itu, ia mengajak seluruh pihak untuk memberikan doa dan dukungan agar kegiatan tersebut dapat berjalan lancar sesuai harapan.

Lebih lanjut, Mursidi menyinggung program nasional Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang diikuti oleh 836 peserta, baik PNS maupun non-PNS. Ia mengapresiasi kerja sama seluruh pihak, khususnya para pengawas, sehingga pelaksanaan program tersebut dapat diselesaikan sebelum Lebaran meskipun dalam waktu yang relatif singkat, termasuk proses pencairan yang telah terlaksana dengan baik.
Di bidang pendidikan keagamaan Islam, Mursidi juga menekankan pentingnya peran aktif ASN dalam mendukung keberlangsungan lembaga-lembaga seperti LPQ, madin, dan pondok pesantren. Ia mengimbau agar lembaga yang masa izin operasionalnya telah habis dapat segera dibantu dalam proses pengurusannya.

Apel pagi berlangsung dengan tertib dan khidmat, menjadi momentum untuk memperkuat kedisiplinan, kebersamaan, serta komitmen ASN dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai dapat terus menjaga semangat kerja, meningkatkan koordinasi, serta mengimplementasikan nilai-nilai positif yang telah dibangun, khususnya selama bulan Ramadan. Dengan semangat bulan Syawal, seluruh ASN diharapkan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat, baik dalam sikap, ucapan, maupun tindakan. Selain itu, penting untuk terus menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, serta berperan aktif dalam mendukung program-program strategis, khususnya di bidang pendidikan keagamaan, agar dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.










