Wonogiri (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri, Hariyadi, bersama Kasi Pendidikan Madrasah, Ismu Faridah, menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Ketua Dewan Pendidikan, Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS), perwakilan satuan pendidikan, serta jajaran Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri.
Dalam kesempatan tersebut, Hariyadi menyampaikan bahwa pelaksanaan SPMB pada madrasah mengacu pada regulasi dan petunjuk teknis yang ditetapkan oleh Kementerian Agama. Meski demikian, Kemenag tetap membuka ruang koordinasi dengan berbagai pihak agar pelaksanaan penerimaan peserta didik dapat berjalan dengan baik dan memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen melaksanakan SPMB dengan mengedepankan prinsip objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan kompetitif. Yang terpenting adalah masyarakat mendapatkan informasi yang jelas sehingga dapat menentukan pilihan pendidikan terbaik bagi putra-putrinya,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Hariyadi juga menyampaikan bahwa MAN Wonogiri berhasil mengantarkan 103 siswa diterima di perguruan tinggi melalui jalur tanpa tes. Capaian tersebut menjadi bukti komitmen madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mempersiapkan generasi yang unggul dan berprestasi.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, Madrasah, sekolah negeri, dan sekolah swasta dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas. Koordinasi yang baik juga diharapkan mampu menghadirkan pelaksanaan SPMB yang tertib, transparan, serta memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi peserta didik untuk memperoleh pendidikan sesuai minat, bakat, dan pilihannya.







