Wonogiri (Humas) – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Katolik dan Kristen Kabupaten Wonogiri kembali menggelar pertemuan rutin yang kali ini bertempat di SMA Pangudi Luhur St. Vincentius Giriwoyo. Kegiatan ini dihadiri oleh para guru Pendidikan Agama Katolik dan Kristen dari berbagai jenjang sekolah di Kabupaten Wonogiri pada Kamis (12/2/2026).

Pertemuan rutin tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi, berbagi pengalaman, serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam pengembangan pendidikan keagamaan bagi peserta didik. Dalam suasana penuh kebersamaan, para guru mendiskusikan metode pembelajaran yang inovatif, penguatan materi ajar, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam membentuk karakter dan spiritualitas siswa di tengah dinamika perkembangan zaman.
Selain itu, forum MGMP juga membahas rencana pelaksanaan kegiatan pertemuan pelajar Katolik dan Kristen se-Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembinaan iman, penguatan karakter, serta sarana membangun persaudaraan dan toleransi antarpelajar. Diharapkan melalui kegiatan tersebut, peserta didik tidak hanya bertumbuh dalam pemahaman akademik, tetapi juga semakin matang dalam nilai-nilai keagamaan dan kehidupan sosial.

Kemenag Wonogiri turut menghadiri kegiatan tersebut yang diwakili oleh:
- Yuliana Setyaningsih, S.Ag – Pengawas Sekolah Ahli Madya Tingkat Dasar (Pembina Utama Muda, IV/c)
- Daniel Setiyo Utomo, S.Pd. – Penyuluh Agama Ahli Pertama
- Anastasia Tandya Kartikasari, S.Ag – Penyuluh Agama Ahli Pertama
- Priani Atmojo Prihatin, S.Ag – Penyuluh Agama Ahli Pertama
- Alvian Crisnha Sulistianto, S.Th – Penyuluh Agama Ahli Pertama

Kehadiran para pengawas dan penyuluh agama tersebut semakin memperkuat sinergi antara pembina, pengawas, dan para guru dalam meningkatkan mutu pendidikan agama di Kabupaten Wonogiri. Melalui pertemuan rutin MGMP ini, para guru Pendidikan Agama Katolik dan Kristen berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan pembelajaran yang bermakna demi terwujudnya generasi muda yang beriman, berkarakter, dan berintegritas.







