Wonogiri (Humas) – Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri menggelar apel pagi rutin pada Senin (20/4/2026). Apel dipimpin oleh Kasubbag Tata Usaha, Partoyo, yang dalam amanatnya menyampaikan pentingnya penajaman di lingkungan Kementerian Agama.

Dalam arahannya, Partoyo mengungkapkan bahwa penajaman tidak hanya dilakukan di bidang Bimas Islam, tetapi juga menyentuh unit lain seperti Sub Bagian Tata Usaha dan seksi-seksi yang lainnya. Hal ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas dan kualitas kinerja di seluruh lini organisasi pemerintahan, khususnya di Kementerian Agama.
Ia juga mengingatkan seluruh ASN untuk senantiasa bersyukur atas apa yang telah diterima, termasuk gaji dan fasilitas sebagai pegawai pemerintah. Menurutnya, rasa syukur tersebut harus diwujudkan dalam bentuk kinerja yang optimal serta dedikasi yang tinggi terhadap tugas dan tanggung jawab. “Kita sudah menerima gaji, maka harus kita syukuri dan kita wujudkan dengan kinerja terbaik sebagai bentuk terima kasih kepada Kementerian Agama,” ungkapnya.

Terkait dengan kebijakan Work From Home (WFH) yang dilaksanakan setiap hari Jumat, Partoyo menegaskan bahwa meskipun bekerja dari rumah, ASN tetap dituntut untuk menjaga produktivitas. Disiplin dan tanggung jawab tetap menjadi hal utama agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. “Meski bekerja dari rumah, kita tetap harus produktif dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menyinggung pentingnya menjaga lingkungan kantor, khususnya dalam program penghijauan halaman. Pot tanaman yang telah dibawa oleh masing-masing pegawai diharapkan dapat dirawat bersama-sama sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan kerja yang nyaman dan asri. “Pot yang sudah kita bawa mari kita rawat bersama-sama dan kita pertahankan sebagai bagian dari penghijauan kantor,” tambahnya. Menutup amanatnya, Partoyo menyampaikan bahwa Kementerian Agama merupakan rumah kedua bagi seluruh ASN. Oleh karena itu, kebersamaan, rasa memiliki, dan tanggung jawab untuk menjaga serta memajukan instansi harus terus dipupuk demi terciptanya lingkungan kerja yang harmonis dan produktif. “Kementerian Agama ini adalah rumah kedua kita, jadi sudah sepatutnya kita jaga dan kita rawat bersama,” pungkasnya.










