Wonogiri (Humas) — Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri melalui Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) menggelar rapat koordinasi dan validasi data Education Management Information System (EMIS) 4.0 bagi Lembaga Pendidikan Keagamaan Islam, pada Senin (8/6/2026) di Aula PLHUT. Kegiatan tersebut diikuti para operator EMIS tingkat kecamatan sebagai upaya meningkatkan akurasi dan sinkronisasi data pendidikan keagamaan Islam di Kabupaten Wonogiri.

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan komitmen bersama untuk memastikan data yang tersaji dalam sistem EMIS 4.0 valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data EMIS menjadi salah satu dasar penting dalam pengambilan kebijakan, perencanaan program, serta pelayanan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri yang di wakili Plt. Kepala Subbagian Tata Usaha, Harno, memberikan arahan kepada seluruh peserta agar menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan sungguh-sungguh. Ia menegaskan bahwa pengelolaan data merupakan bagian penting dari pelayanan kepada masyarakat.

“Tanggung jawab yang kita pikul harus dilaksanakan dengan baik. Kita satu kesatuan di Kementerian Agama, sehingga diperlukan kerja sama, kekompakan, dan komitmen bersama dalam menyelesaikan validasi data EMIS ini,” ujarnya.
Selain arahan dari Plt. Kasubbag TU, kegiatan juga diisi dengan pemaparan teknis oleh Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Mursisdi.. Dalam penyampaiannya, Kasi Pakis menjelaskan tahapan validasi data EMIS 4.0, mekanisme pembaruan data lembaga, serta pentingnya ketelitian operator dalam melakukan input dan verifikasi data.

Ia juga menekankan agar seluruh operator EMIS kecamatan aktif melakukan koordinasi dengan lembaga pendidikan keagamaan Islam di wilayah masing-masing sehingga data yang masuk benar-benar sesuai kondisi riil di lapangan. Menurutnya, validitas data sangat berpengaruh terhadap kebijakan dan program bantuan yang akan diterima lembaga.

Rapat koordinasi tersebut juga menjadi sarana diskusi dan penyamaan persepsi terkait teknis pengelolaan EMIS 4.0, sekaligus menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi operator di lapangan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pengelolaan data pendidikan keagamaan Islam di Kabupaten Wonogiri semakin tertib, akurat, dan terpercaya.







