Wonogiri (Humas) – Sebanyak 204 guru madrasah bersama 17 kepala Madrasah Ibtidaiyah mengikuti Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan tema “Pembuatan Modul Ajar/RPP Kurikulum Berbasis Cinta” yang diselenggarakan Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (K3MI) bagi guru di Gugus Al Kindi, pada Senin (10/8/2026) di RM Laras Slogohimo.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Dr. H. Junaidi,M.Pd., dari Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang. Workshop menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan kesiapan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta, khususnya dalam mempersiapkan perangkat pembelajaran pada awal tahun ajaran 2026/2027.
Ketua KKG Gugus Al Kindi, Tri Sunardi, menyampaikan apresiasi atas antusiasme para guru yang mengikuti kegiatan. Ia berharap workshop tersebut dapat menambah pengetahuan dan memberikan bekal bagi guru dalam mempersiapkan pembelajaran yang lebih baik.

“Atas nama K3MI, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu. Semoga kegiatan ini dapat membawa dan menambah pengetahuan, khususnya dalam mempersiapkan pembelajaran di awal tahun ajaran 2026/2027,” ujarnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri hadir bersama Kasi Pendidikan Madrasah dan Pengawas Madrasah. Dalam kesempatan tersebut, Kakankemenag menekankan pentingnya persamaan persepsi dalam penerapan Kurikulum Berbasis Cinta di madrasah.

Menurutnya, pemahaman yang selaras diperlukan untuk meminimalisir perbedaan dalam implementasi KBC. Para guru juga diharapkan siap menerima berbagai perubahan dalam dunia pendidikan serta mampu menerjemahkannya ke dalam proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Workshop ini diharapkan tidak sekadar menjadi ruang peningkatan kompetensi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan pembelajaran yang menanamkan nilai cinta, kepedulian, dan karakter positif kepada peserta didik.







