Wonogiri (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri Hariyadi bersama Bupati Setyo Sukarno menghadiri kegiatan AKIRA (Ajang Kreasi dan Prestasi Anak RA) yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA), Kelompok Kerja Guru Raudhatul Athfal (KKGRA), Pengurus Daerah Ikatan Guru Raudhatul Athfal (PD IGRA) Wonogiri di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri pada Sabtu (7/2/2026).

Bupati Wonogiri dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas penggunaan Pendopo Kabupaten sebagai lokasi kegiatan, sehingga pendopo dapat menjadi ruang bagi aktivitas masyarakat. Ia juga berharap dewan juri dapat melaksanakan tugas secara profesional dan objektif. Selain itu, Bupati menekankan pentingnya peran guru dan pengasuh dalam membangun pondasi akhlak anak sejak dini.
“Bapak dan ibu guru memiliki tugas yang sangat mulia dan berat, karena menjadi penentu dasar karakter dan akhlak anak-anak kita di masa depan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kankemenag Wonogiri menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, wali murid, dan panitia atas partisipasi dan dukungan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa seluruh peserta yang hadir merupakan putra-putri terbaik yang telah terpilih untuk mengikuti ajang tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh pihak demi terselenggaranya kegiatan ini. Tampilkan kemampuan terbaik agar RA semakin diminati masyarakat dalam mendidik anak-anak yang cerdas secara akademis, berakhlak mulia, dan kreatif,” pesannya.
Ketua IGRA Wonogiri, Sri Wahyuni, menyampaikan bahwa kegiatan AKIRA bertujuan untuk mengembangkan potensi dan kreativitas anak RA, melatih kemampuan motorik, menanamkan nilai sportivitas, serta membentuk sikap jujur sejak dini. Kegiatan ini diikuti sekitar 150 siswa RA dari lima distrik di Kabupaten Wonogiri.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, sportif, dan berakhlak baik. Kami juga berharap adanya dukungan kebijakan dari pemerintah bagi murid dan guru RA. Mengingat kegiatan ini merupakan pelaksanaan perdana, kami menyadari masih terdapat berbagai keterbatasan,” ujar Sri Wahyuni.
Ia juga memohon dukungan dari seluruh pihak agar kegiatan dapat berjalan dengan lancar, serta mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas selama perlombaan berlangsung.
Turut hadir pula pada kegiatan ini Bunda RA, Fatmiyarti Hariyadi, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Ismu Faridah, Kepala Seksi Bimas Islam , Heru Budi Santosa, Pengawas Madrasah dan tamu undangan lainnya.
Melalui kegiatan AKIRA, diharapkan mampu memperkuat peran RA dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing, sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah, Kemenag, dan masyarakat dalam dunia pendidikan anak usia dini.










